Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Ikuti Australia, Selandia Baru Godok RUU Larangan Medsos Bagi Anak

redaksi by redaksi
25/10/2025
in Internasional
0
Ikuti Australia, Selandia Baru Godok RUU Larangan Medsos Bagi Anak

Selandia Baru akan mengajukan pembahasan rancangan undang-undang pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. (Foto: istockphoto/Lacheev)

Jakarta – Selandia Baru akan mengajukan rancangan undang-undang pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun, mengikuti negara tetangga, Australia, yang menjadi pelopor penerapan aturan tersebut.

Rancangan ini diajukan oleh anggota parlemen dari Partai Nasional, Catherine Wedd, pada Mei lalu, dan pada rapat Kamis (23/10) terpilih untuk dibahas di parlemen.

Langkah ini menjadi dorongan baru bagi upaya parlemen untuk melindungi anak muda dari dampak berbahaya penggunaan internet.

RUU tersebut akan mewajibkan platform media sosial melakukan proses verifikasi usia, serupa dengan undang-undang larangan media sosial bagi remaja yang pertama kali diterapkan di dunia oleh Australia pada 2024.

Dikutip The Straits Times, RUU tersebut telah mendapat dukungan dari anggota Partai Nasional, namun mitra koalisinya belum mengonfirmasi apakah mereka akan memberikan dukungan terhadap beleid ini atau tidak.

Berdasarkan konstitusi Selandia Baru, rancangan undang-undang anggota (member’s bill) dapat diajukan oleh siapa pun dari luar kabinet dan dipilih melalui undian seremonial.

Belum diketahui kapan tepatnya RUU ini akan mulai dibahas di parlemen.

Namun, sebuah komite parlemen Selandia Baru saat ini memang tengah meneliti dampak negatif media sosial terhadap anak muda, serta peran pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mengatasi masalah tersebut.

Laporan hasil kajian itu dijadwalkan terbit pada awal 2026.

Sementara itu, Perdana Menteri Christopher Luxon juga telah berulang kali menyuarakan keprihatinan mengenai dampak media sosial terhadap kesehatan mental remaja, termasuk penyebaran misinformasi, perundungan daring, dan penggambaran tubuh yang tidak realistis.

Di sisi lain, sejumlah pihak meragukan RUU ini dapat melindungi anak dari dampak negatif media sosial.

Organisasi kebebasan sipil PILLAR menilai bahwa RUU tersebut tidak akan melindungi anak-anak di dunia maya, melainkan justru menimbulkan risiko serius terhadap privasi serta membatasi kebebasan berekspresi warga Selandia Baru.

“Menyelaraskan kebijakan dengan upaya internasional mungkin terdengar bertanggung jawab, tetapi pada kenyataannya itu merupakan bentuk pembuatan kebijakan yang malas,” kata Direktur Eksekutif PILLAR, Nathan Seiuli, melalui pernyataannya.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Perempuan Ini Tuntut Negara Gegara Terapkan ‘Pajak Menstruasi’

Next Post

Nyan, Masyarakat Pijay Siap Sambut Kafilah MTQ XXXVII Aceh

Next Post
Nyan, Masyarakat Pijay Siap Sambut Kafilah MTQ XXXVII Aceh

Nyan, Masyarakat Pijay Siap Sambut Kafilah MTQ XXXVII Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Nagan Raya Hadirkan Pasar Murah di 12 Titik, Harga Bahan Pokok Disubsidi

Pemkab Nagan Raya Hadirkan Pasar Murah di 12 Titik, Harga Bahan Pokok Disubsidi

02/11/2026
DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim

DPD KNPI Nagan Raya Gelar Maulid dan Santuni Anak Yatim

02/11/2026
Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 33

02/11/2026
Tolak PT CA: Hentikan Aktivitas Ilegal, Bayar Plasma, Tetapkan Tersangka Korupsi Rp10 Triliun!

Tolak PT CA: Hentikan Aktivitas Ilegal, Bayar Plasma, Tetapkan Tersangka Korupsi Rp10 Triliun!

01/11/2026
Polda Aceh Ambil Alih Penanganan Kasus Dugaan Khalwat Oknum Ketua DPRK Nagan Raya

Polda Aceh Ambil Alih Penanganan Kasus Dugaan Khalwat Oknum Ketua DPRK Nagan Raya

01/11/2026

Terpopuler

Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

31/10/2026

Setahun Pascabanjir Besar, 18 Gampong Pidie Jaya Kembali Dikepung Air

10 Putra-Putri Tanjong Seulamat Raih Juara MTQ Kabupaten Aceh Besar 2026

Lima Mahasiswa USK Raih Penghargaan Pemuda Berprestasi Aceh 2026

Azhari Cage: Dari Rimba Aceh Jadi ‘Singa’ Senayan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com