BIREUEN – Kedatangan Presiden Prabowo Subianto ke Kabupaten Bireuen, ternyata merupakan salah satu momen tak terlupa bagi warga Aceh, khususnya korban bencana banjir dan longsor.
Momen tersebut bukan soal bantuan presiden yang menyentuh hati masyarakat, tapi dialog langsung antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dengan Presiden Prabowo. Dialog tersebut disaksikan langsung oleh korban bencana di Bireuen.
Dua di antaranya adalah pembahasan soal gas LPG dan kondisi listrik yang padam.
“Bahlil mengatakan gas aman. Sudah satu minggu. Padahal kita langka sudah seminggu juga,” ujar Saiful Amri, 34 tahun, salah seorang korban bencana di Kuta Blang Bireuen. Ia mengaku turut hadir saat Prabowo menyampaikan soal LPG dan listrik.
“Yang kedua soal listrik yang akan menyala pada Minggu malam. Bahlil menyampaikan dengan optimis kepada Prabowo, serta Prabowo mengulang dengan rasa bangga kepada wartawan dan pengungsi yang hadir. Saat itu, saya dan pengungsi lain langsung percaya,” ujar Saiful.
Sayangnya, Minggu malam hingga Senin pagi, kondisi listrik di Aceh masih padam.
“Baru kali ini lihat langsung menteri tipu presiden terang-terangan,” ujar Saiful.
Hal yang sama juga oleh Sayed Anwar, warga Bireuen yang juga menjadi korban bencana banjir dan longsor.
“Semua yang disampaikan menteri (Bahlil-red) itu, baik-baik semua. Seolah-olah tak ada masalah apa-apa. ABS alias Asal Bos Senang,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menyatakan bahwa aliran listrik di Provinsi Aceh akan kembali menyala pada Minggu malam ini.
Di sela meninjau jembatan Bailey Teupin Mane, Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu (7/12), Presiden Prabowo menanyakan kepada Menteri Bahlil soal kapan listrik bisa beroperasi untuk penerangan.
“Lampu menyala sudah cepat?” tanya Prabowo di sela memberikan keterangan di lokasi.
“Malam ini nyala, Pak, semua, malam ini,” kata Bahlil menjawab Prabowo.
Bahlil menjelaskan bahwa aliran listrik di sebagian besar Provinsi Aceh atau dalam lingkup 93 persen provinsi sudah bisa beroperasi malam ini.
“Seluruh Aceh, 93 persen, malam ini Aceh semua nyala, Pak,” kata Bahlil.









Hai Bahlil beutoi kah pungo bui… Ka peungeut ureung Aceh dikeu presiden.. Atawa ka peungeut presiden dikeu ureung Aceh.