Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sejarah

Menelusuri Pelosok Demi Alquran Berusia 700 Tahun di Panton Reu

redaksi by redaksi
10/03/2020
in Sejarah
0
Menelusuri Pelosok Demi Alquran Berusia 700 Tahun di Panton Reu

LUAS perkarangan itu tak lebih dari 100 meter persegi. Ada mushala kecil di sudut kanan pintu masuk. Ada juga balai kayu yang hampir rubuh. Di tengah-tengahnya, ada bangunan mini yang dijadikan lokasi tempat menerima tamu.

Di sanalah Meurah Hasan menyambut kedatangan rombongan Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi, berkunjung, Selasa sore 9 Maret 2020. Turut mendampingi pula sejumlah tokoh agama dari Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat.

Untuk menempuh lokasi ini dibutuhkan waktu hampir 40 menit perjalanan dengan menggunakan mobil dalam kecepatan sedang dari pusat kota Aceh Barat ke Desa Manggie, Kecamatan Panton Reu.

Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan sepeda motor dari Manggie hingga Mugo Rayeuk dengan waktu tempuh 10 menit. Melewati jalan setapak hingga jembatan gantung yang berlubang.

Konon, di sanalah Alquran berusia 700 tahun lebih berada dan dijaga. Sosok Meurah Hasan sendiri adalah khaddam atau penjaga ke 13 yang menjaga Alquran tertua di Aceh itu. Alquran tulis tangan yang Syech Maulana Malik Ibrahim ini, konon berasal dari abad ke 13, dan telah dijaga oleh 12 generasi sebelum Meurah Hasan.

“Neutamong u dalam Syech,” ujar Teungku Zainal Abidin, pemilik pesantren Inayah, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat.

Panggilan Syech sendiri disemaikan untuk sosok Fadhil Rahmi. Teungku Zainal Abidin adalah adik kelas dari Senator DPD RI Syech Fadhil, selama menuntut ilmu di Al Azhar Kairo, Mesir. Keduanya melangkah masuk dan disusul oleh rombongan lainnya.

Di dalam bangunan, Meurah Hasan, menyambut Syech Fadhil dengan senyuman hangat.

“Ban lon balek dari Makam Teungku Umar,” kata Meurah Hasan.

Meurah Hasan kemudian membagikan air mineral dalam botol plastik kepada para pengunjung di sana. Ia seakan tahu bahwa perjalanan panjang membuat rombongan ini haus.

Sekitar 5 menit kemudian, Meurah Hasan masuk ke bilik kecil serta kembali dengan benda yang terbungkus kain berwarna kuning. Ia memegang dengan hati-hati. Isinya adalah Alquran berumur 700 tahun lebih. Alquran ini kemudian diserahkan ke Syech Fadhil.

Sosok senator muda itu kemudian membuka satu persatu halaman Alquran tadi. Ia sempat berbahasa Arab dengan salah seorang stafnya yang juga alumni timur tengah.

“Ada beberapa lembar halaman yang rusak akibat di makan usia,” ujar Syukran Ahmad, staf dari Syech Fadhil.

Menurut Meurah Hasan, Alquran tersebut adalah tulisan tangan dari Maulana Malik Ibrahim.

“350 tahun berada di Peureulak, kemudian dibawa ke Pidie. Oleh keturunannya kemudian dibawa ke barat selatan Aceh, hingga ke Panton Reu.”

“Saya generasi ke 13 yang menjaga Alquran ini. Beberapa ahli sudah datang ke sini untuk meneliti. Katanya, ini Alquran wangi. Makanya dinamakan Panton Reu,” jelas Meurah Hasan.

Orang-orang yang datang ke lokasi, kata Meurah Hasan, berasal dari berbagai profesi, baik local maupun nasional. Semuanya ingin melihat Alquran tulis tangan Syeikh Maulana Malik Ibrahim.

Syech Fadhil sendiri mengaku terpesona dengan tulisan tangan dari Syeikh Maulana Malik Ibrahim.

“Meskipun sudah 700 tahun lebih, tulisannya masih bisa dibaca dengan jelas. Ukirannya bagus. Masih tertata dengan rapi,” kata Syech Fadhil.

Syech Fadhil berharap Meurah Hasan menjaga peninggalan sejarah ini dengan baik sebagai bukti kebesaran Islam Aceh di masa lalu.

“Perjuangan teungku sungguh besar,” kata Syech Fadhil memuji Meurah Hasan.

“Ini warisan sejarah untuk anak cucu kita di masa depan. Mempertahankan nilai nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Ini mungkin harapan dari para Wali Allah di masa lalu,” ujarnya lagi.

Usai melihat Alquran Panton Reu, rombongan juga menyempatkan diri ke meunasah di samping ruangan tadi. Di meunasah ini terdapat silsilah penjaga serta sejarah Alquran Panton Reu.

Rombongan kemudian minta izin pamit sekitar pukul 16.23 WIB.

Tags: Alquran Panton ReuAlquran WangiPanton ReuSenator DPD RI Fadhil Rahmisyech fadhil
Previous Post

Suami Istri di Banyuwangi Minta Disumpah Pocong

Next Post

Camat Peureulak Timur Tinjay Rumah Balon Keuchik Seuneubok Jalan

Next Post
Camat Peureulak Timur Tinjay Rumah Balon Keuchik Seuneubok Jalan

Camat Peureulak Timur Tinjay Rumah Balon Keuchik Seuneubok Jalan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Barat Siapkan Edaran Pembatasan Kendaraan Bermotor Bagi Siswa

Pemkab Aceh Barat Siapkan Edaran Pembatasan Kendaraan Bermotor Bagi Siswa

06/04/2026
Hizbullah Bidik Kapal Perang Israel di Pantai Lebanon

Hizbullah Bidik Kapal Perang Israel di Pantai Lebanon

06/04/2026
Iran Rilis Video Puing-puing Pesawat AS Pencari Pilot F-15 yang Jatuh

Iran Rilis Video Puing-puing Pesawat AS Pencari Pilot F-15 yang Jatuh

06/04/2026
1290 Siswa Madrasah Aliyah di Aceh Lulus SNBP 2026

1290 Siswa Madrasah Aliyah di Aceh Lulus SNBP 2026

05/04/2026
Sekcam se-Aceh Besar Gelar Halal Bihalal dan Family Gathering

Sekcam se-Aceh Besar Gelar Halal Bihalal dan Family Gathering

05/04/2026

Terpopuler

Menelusuri Pelosok Demi Alquran Berusia 700 Tahun di Panton Reu

Menelusuri Pelosok Demi Alquran Berusia 700 Tahun di Panton Reu

10/03/2020

Saat Hasan Tiro ‘Menampar’ Abang Samalanga dan Mualem

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

Kuda Gayo; Ternak Kebanggaan Masyarakat Dataran Tinggi Gayo yang (akan) Punah

Tarif Resmi Ditegaskan, Dishub Aceh Barat Tindak Parkir Tak Sesuai Aturan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com