Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Feature

Saat ‘Anjing’ dan ‘Babi’ Kian Akrab dengan Gen Z Aceh

redaksi by redaksi
02/06/2025
in Feature
0
Saat ‘Anjing’ dan ‘Babi’ Kian Akrab dengan Gen Z Aceh

Foto Ilustrasi ML

SUASANA di salah satu Warkop di pesisir Aceh Besar, terlihat ramai pada Sabtu malam, akhir pekan lalu.

Ada belasan remaja berusia 17-25 tahun di sana. Mereka terlihat menikmati segelas kopi sambil ‘Mabar’ mobile legend.

“Masuk koe anjing,” ujar seseorang remaja di sudut kiri ruangan. Ia bicara setengah berteriak. Tak sadar dengan pandangan sejumlah mata yang tertuju pada mereka.

“Eh, anjing, anjing. Mati kau kan,” ujarnya lagi.

“Mampus anjing,” kata remaja tadi lagi berteriak. Namun kali ini matanya memandang sekeliling. Ia tersentak sadar bahwa teriaknya menarik perhatian pengunjung Warkop lainnya.

“Eh, babi. Jangan keras-keras kalau teriak,” tegur temannya di depan.

“Anak babi ini kalau lagi Mabar, rusuhnya minta ampun,” sahut temannya yang lain.

Lima sekawan itu kemudian kembali melanjutkan Mabar-nya. Tak berselang 10 menit, makian dalam bentuk ‘kebun binatang’ seperti tadi kembali terdengar. Kali ini ditambah ‘monyet.’

Keberadaan mereka bikin sejumlah pengunjung Warkop lain geleng-geleng kepala. Kondisi ini berlangsung hingga mereka bubar Minggu dini hari.

“Saya tak ada masalah mereka mau nongkrong di Warkop, tapi terkadang sedikit terganggu dengan makian yang kerap terlontar. Apalagi jika seluruh kebun binatang disebut,” ujar Yani, 45 tahun, salah seorang warga di Krueng Cut, Aceh Besar.

Menurutnya, ada sedikit ke-anehan di Gen Z Aceh saat ini. Dimana, kata ‘anjing’ dan ‘babi’ seolah telah menjadi kosakata yang lumrah terucap dalam aktivitas sehari-hari.

“Bukan hal yang tabu lagi. Ini jelas sangat mengganggu,” ungkap Yani.

Sayuthi, 43 tahun, warga Aceh Besar lainnya, menambahkan pemandangan seperti sekarang, merupakan hal yang lumrah terlihat di Aceh saat ini. Dimana, kata anjing dan babi seolah menjadi kata yang umum dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Padahal, dulu ini hal yang tabu. Terlebih kita tinggal di Aceh,” kata Sayuthi.

“Tapi sekarang anjing dan babi menjadi kata yang umum. Tak enak didengar tapi inilah keadaan sekarang. Kasus seperti ini, bukan cuma Warkop ini tapi dalam aktivitas Gen Z, anjing dan babi merupakan kata yang lumrah.”

“Pengaruh dunia maya sudah mengakar di Aceh. Kalau kita tanya siapa yang salah, ini mungkin sulit. Ini tanggungjawab Bersama,” ujar dia lagi.

Previous Post

Langgar Izin Tinggal, Dua WN Inggris dan Malaysia Dideportasi Imigrasi Sabang

Next Post

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor di Kluet Tengah

Next Post
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor di Kluet Tengah

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor di Kluet Tengah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

Dolar Turun Tipis, BBM Melambung Tinggi: Rakyat Kecil Lagi-Lagi Jadi Korban

10/06/2026
HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

10/06/2026
208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

208 Peserta Meriahkan Perayaan MTQ Tingkat Tangan-Tangan

10/06/2026
Kemenag Salurkan Lebih dari Rp85 Miliar untuk Penanganan Dampak Bencana di Aceh

Kemenag Salurkan Lebih dari Rp85 Miliar untuk Penanganan Dampak Bencana di Aceh

10/06/2026
Mualem Ngaku Kemiskinan Aceh Naik jadi 17% Akibat Bencana

Mualem Ngaku Kemiskinan Aceh Naik jadi 17% Akibat Bencana

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com