Jantho — Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh Kembali bergulir. Pada Selasa, 12 Oktober 2021 pukul 14.00 hingga 17.00 WIB, telah dilangsungkan webinar bertajuk “Tren Pekerjaan dan Usaha di Dunia Digital”.
Kegiatan masif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif-nya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.
Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital.
“Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual.
Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.
Pada webinar yang menyasar target segmen mahasiswa, UMKM, pemuda Aceh Besar, dan masyarakat umum, dihadiri oleh sekitar 678 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Leyana Riesca Ariesta, S.Sos., Community Manager; Dhini Gilang Prasasti, M.E., Kepala Seksi Pengelolaan Media Komunikasi Publik; Ferry Hariawan, Vice President PT Pegadaian Syariah Area Aceh; dan Afla Nadya, Content Creator. Donny Antoro sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya. Para narasumber tersebut memperbincangkan tentang 4 pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill.
Pada Sesi pertama tampil Leyana Riesca Ariesta, S.Sos., memaparkan mengembangkan usaha di dunia digital merupakan satu bisnis yang paling meyakinkan karena dilihat dari presentasi 12 bulan terakhir, perilaku belanja pembeli sudah mulai pindah ke online. Selain itu kita juga dapat menentukan akan menjadi apa kita apakah menjadi produsen atau menjadi supplier atau masih banyak lagi.
Giliran pembicara kedua, Dhini Gilang Prasasti, M.E., menjelaskan di dunia digital kita biasanya mencari informasi, berkomunikasi dan bersosialisasi, dan melakukan belanja secara daring. Oleh karena itu kita harus mengetahui kiat-kiat aman dalam bekerja dan berusaha di ruang digital.
Tampil sebagai pembicara ketiga, Ferry Hariawan, mengatakan perhatikan modus penipu yang menawarkan harga barang lebih murah daripada harga secondnya. Jangan sembarangan menyebar informasi pribadi karena dapat disalahgunakan seperti kasus pelaku yang mengaku sebagai karyawan pegadaian.
Pembicara keempat Afla Nadya, menuturkan Indonesia tidak hanya berpotensi menjadi konsumen besar dunia, tapi juga berpotensi untuk menjadi power house untuk ekonomi digital dunia.
Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Seperti Muhammad Anwar yang bertanya bagaimana cara pengembangan skill dan kemampuan dalam mengembangkan soft skill terkait pekerjaan digital? Bagaimana cara membentuk jaringan komunikasi dalam tren pekerjaan digital?
Narasumber Leyana Riesca Ariesta, S.Sos., menanggapi ketahui Skill apa yang kita miliki, dari sini mungkin bisa mencari komunitas orang-orang yang memiliki pekerjaan yang sama, nah dari sini harusnya kita sudah mendapatkan informasi tentang update terkini tentang apa yang terjadi seputar skill kita.
Webinar ini merupakan satu dari rangkaian webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Aceh Besar. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.[]










