Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Hindari Virus dan Racun di Ruang Digital

Admin1 by Admin1
19/10/2021
in Lintas Timur
0

Lhoksukon — Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh Kembali bergulir. Pada Rabu, 13 Oktober 2021 pukul 14.00 hingga 17.00 WIB, telah dilangsungkan webinar bertajuk “Hindari Virus dan Racun di Ruang Digital”.

Kegiatan massif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif-nya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital. “Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual. Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.

Pada webinar yang menyasar target segmen mahasiswa, dosen, guru, dan masyarakat umum, dihadiri oleh sekitar 495 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Adi Firmansyah, S.P., M.Si., Peneliti Pusat Kajian Resolusi Konflik LPPM IPB University; Rizki Hesananda, S.Kom., M.Kom., Lecture dan Programmer; Dr. Danial, S.Ag., M.Ag., Rektor IAIN Lhokseumawe; dan Prof. Dr. H. Apridar, S.E., M.Si., Rektor Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI). Leon Ray Legoh sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya. Para narasumber tersebut memperbincangkan tentang 4 pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill.

Pada Sesi pertama tampil Adi Firmansyah, S.P., M.Si., memaparkan dengan mengikuti literasi digital akan membantu membangun masyarakat digital untuk menyebar hal-hal positif agar dapat memberikan keamanan dan kenyamanan dalam dunia digital. Kemampuan memanfaatkan, mencari atau menciptakan konten yang berbasis teknologi informasi dan internet.

Giliran pembicara kedua, Rizki Hesananda, S.Kom., M.Kom., menjelaskan dunia digital ini selain membawa dampak positif dapat juga memberikan dampak negatif yang membahayakan orang lain. data protection sangat penting dalam berselancar di dunia digital, data protection merupakan tanggung jawab setiap orang jika ingin aman dan nyaman hidup di dunia digital.

Tampil sebagai pembicara ketiga, Dr. Danial, S.Ag., M.Ag., mengatakan berhati-hati lah dalam melakukan aktivitas di dunia maya karena rekam jejak digital mengintai anda. Etika berkomunikasi di ruang digital harus menyadari bahwa kita berinteraksi dengan manusia pada umumnya, menggunakan bahasa yang sopan dan masih banyak lainnya.

Pembicara keempat Prof. Dr. H. Apridar, S.E., M.Si., menuturkan kemudahan di era literasi digital selain dapat meningkatkan produktivitas, juga menjadikan manusia malas dan terpaku di depan gadget atau komputer untuk berkomunikasi. Kemajuan teknologi informasi semestinya mendukung kepentingan manusia untuk sejahtera serta mendasarkan diri pada perdamaian.

Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Seperti Dodi Arian yang bertanya bagaimana tips menciptakan sesuatu yang kreatif dan menyenangkan pada siswa yang belajar melalui dunia digital agar tidak bosan? Narasumber Adi Firmansyah, S.P., M.Si., menanggapi sekarang ini banyak aplikasi yang dapat digunakan siswa dalam mencari materi pembelajaran yang menarik agar tidak bosan dan masih banyak lagi hal-hal kreatif di dunia digital yang mencegah kebosanan dalam belajar.

Webinar ini merupakan satu dari rangkaian webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Aceh Utara. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.[]

Previous Post

Sering Main Internet? Pahami tentang HAKI, Yuk!

Next Post

Indahnya Berdakwah di Ruang Digital

Next Post
Indahnya Berdakwah di Ruang Digital

Indahnya Berdakwah di Ruang Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

08/06/2026
Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

08/06/2026
Dr. Safaruddin Minta Perumdam Tirta Abdya Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Dr. Safaruddin Minta Perumdam Tirta Abdya Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan

08/06/2026
IPELMASRA Banda Aceh Pertanyakan Transparansi IUP Baru di Nagan

IPELMASRA Banda Aceh Pertanyakan Transparansi IUP Baru di Nagan

08/06/2026
Seniman Aceh Gandeng Tim LBH Banda Aceh, Bahas Penguatan Dasar Hukum Pemajuan Kebudayaan

Seniman Aceh Gandeng Tim LBH Banda Aceh, Bahas Penguatan Dasar Hukum Pemajuan Kebudayaan

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com