Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Menteri-Militer Israel Ribut Perkara Tarik Sebagian Pasukan dari Gaza

Admin1 by Admin1
17/01/2024
in Internasional
0
Menteri-Militer Israel Ribut Perkara Tarik Sebagian Pasukan dari Gaza

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir terlibat adu mulut dengan militer soal rencana penarikan sebagian pasukan dari Jalur Gaza Palestina. (AP/Atef Safadi)

Jakarta – Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir terlibat adu mulut dengan militer soal rencana penarikan sebagian pasukan dari Jalur Gaza Palestina.

Ben Gvir mengkritik rencana militer soal penarikan pasukan itu dapat membahayakan keamanan nasional Israel.

“Serangan roket yang diluncurkan dari Gaza ke wilayah utara Israel pada Selasa pagi membuktikan sekali lagi bahwa menduduki Jalur Gaza diperlukan demi mewujudkan tujuan tempur,” ucap Ben Gvir pada Selasa (16/1).

Kritikan itu dilontarkan Ben Gvir menanggapi keputusan militer Israel dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant bahwa divisi ke-36 Pasukan Pertahanan Israel (IDF) yang terdiri dari armada lapis baja, teknik, dan infanteri, akan ditarik dari Jalur Gaza setelah 80 ikut hari melancarkan agresi.

Menhan Gallant juga mengatakan “tahap manuver intensif” serangan militer Israel di utara dan selatan Gaza akan “segera berakhir.”

Meski begitu, Gallant menuturkan agresi Israel masih akan terus berlangsung dengan tingkat yang tidak se-intensif saat ini.

“Militer Israel berupaya memberangus pos-pos perlawanan di Gaza utara. Kami akan mencapai hal ini melalui serangan, serangan udara, operasi khusus dan kegiatan tambahan,” ujar Gallant seperti dikutip CNN.

Sementara itu, seorang juru bicara IDF mengatakan bahwa divisi ke-36 menarik diri dari Gaza sebagai “periode penyegaran dan pelatihan”.

“Pada akhir periode, dan berdasarkan penilaian situasi, akan diputuskan kelanjutan aktivitas operasional pasukan divisi sesuai dengan kebutuhan operasional,” tambah juru bicara tersebut.

Perbedaan pendapat antara Ben Gvir dan militer ini semakin menambah bukti perpecahan yang tengah terjadi di kabinet Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Menteri-menteri kabinet Netanyahu mulai terbelah dan saling sikut dalam menangani agresi di Gaza ini. Bukan cuma itu, posisi Netanyahu sendiri kini mulai terancam seiring dengan protes yang terus pecah di mana-mana.

Netanyahu baru-baru ini dikabarkan berselisih dengan Menhan Gallant.

Dalam rapat kabinet pada Sabtu (13/1), Gallant cekcok dengan Netanyahu karena tak diizinkan membawa sejumlah penasihat dan asistennya, termasuk kepala staf kementerian keamanan, Shachar Katz.

Padahal, Netanyahu dan pejabat lainnya membawa para asisten dan penasihatnya. Sejumlah menteri kabinet dan pejabat militer juga sempat saling berteriak dalam rapat kabinet keamanan baru-baru ini.

Perpecahan di kabinet ini berlangsung kala Israel masih melancarkan agresi brutalnya ke Palestina sejak perang dengan Hamas pada 7 Oktober lalu. Per Rabu (17/1), korban tewas imbas agresi Israel ke Palestina telah mencapai lebih dari 24 ribu orang.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Sekda: Sinergitas Aceh-Sumut Kunci Sukses PON XXI 2024

Next Post

JK Yakin Cak Imin Siap Debat Cawapres: Tak Perlu Diajari

Next Post
JK Yakin Cak Imin Siap Debat Cawapres: Tak Perlu Diajari

JK Yakin Cak Imin Siap Debat Cawapres: Tak Perlu Diajari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

08/06/2026
Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

Syeh Do: Rapai Uroh Miliki Harmoni Unik yang Tidak Dimiliki Kesenian Lain

08/06/2026
Dr. Safaruddin Minta Perumdam Tirta Abdya Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Dr. Safaruddin Minta Perumdam Tirta Abdya Fokus Tingkatkan Kualitas Pelayanan

08/06/2026
IPELMASRA Banda Aceh Pertanyakan Transparansi IUP Baru di Nagan

IPELMASRA Banda Aceh Pertanyakan Transparansi IUP Baru di Nagan

08/06/2026
Seniman Aceh Gandeng Tim LBH Banda Aceh, Bahas Penguatan Dasar Hukum Pemajuan Kebudayaan

Seniman Aceh Gandeng Tim LBH Banda Aceh, Bahas Penguatan Dasar Hukum Pemajuan Kebudayaan

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com