Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Warga Pesisir Aceh Besar Keluhkan Percikan Tanah dari Truk

Admin1 by Admin1
18/10/2019
in Nanggroe
0
Warga Pesisir Aceh Besar Keluhkan Percikan Tanah dari Truk

Ilustrasi truk pengangkut tanah.

JANTHO – Sejumlah warga di pesisir Aceh Besar mengeluh keberadaan truk pengangkut tanah dan batu yang dinilai abai terhadap keselamat pengguna jalan lainnya. Terutama pengguna sepeda motor yang melintas di sepanjang laksamana Malahayati hingga Krueng Raya, Kabupaten Aceh Besar.

“Truknya besar dan tanah yang diangkut sering berjatuhan sepanjang jalan. Ini dapat mengakibat kecelakaan bagi pengguna jalan. Kemarin saya jatuh akibat tumpukan tanah liat yang berceceran di jalan,” kata Ikhwanul, 37 tahun, warga Lamteuba, Kabupaten Aceh Besar.

Tanah tersebut, katanya, jatuh dari mobil pengangkut tanah yang tak dihiraukan oleh para sopir. Tanah tersebut kemudian mengeras serta membentuk gundukan kecil-kecil di sepanjang jalan Krueng Cut hingga Krueng Raya.

“Pemkab Aceh Besar sendiri, sepertinya abai terhadap hal ini,” kata Ikhwanul lagi.

Sementara itu, Sayuthi, 23 tahun, warga Kahju, menambahkan bahwa maraknya truk pengangkut tanah di jalan Laksamana Malahayati harusnya juga diimbangi dengan kebersihan jalan serta keselamatan pengguna jalan lainnya.

“Jadi pengelola harusnya bukan hanya mengejar pembangunan proyek semata tapi juga membersihkan tanah yang berceceran di jalan itu. Kalau mengeras bisa membuat orang celaka,” kata Sayuthi.

Pihaknya berharap Pemkab Aceh Besar segera menindaklanjuti keluhan warga di Aceh Besar.

“Selama ini kita seperti tak ada bupati. Keluhan warga di pesisir tak pernah ditanggapi,” ujar Sayuthi lagi. []

Tags: aceh besartruk pengangkut batu
Previous Post

Istana Tepis Anggapan Pemerintahan Jokowi Otoriter

Next Post

Ini Harapan Partai Aceh untuk Jokowi di Periode Kedua

Next Post
Ini Harapan Partai Aceh untuk Jokowi di Periode Kedua

Ini Harapan Partai Aceh untuk Jokowi di Periode Kedua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

Fraksi Kebangkitan Pembangunan dan Demokrasi Desak Bupati Evaluasi SKPK Pijay

04/08/2026
Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Departemen Geografi Fakulti Sastera dan Sains Sosial Universiti Malaya Teken Implementation Agreement

Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Departemen Geografi Fakulti Sastera dan Sains Sosial Universiti Malaya Teken Implementation Agreement

04/08/2026
Puluhan Anak Ramaikan Festival Anak Sholeh KKN USK, Adu Hafalan Surah dan Azan

Puluhan Anak Ramaikan Festival Anak Sholeh KKN USK, Adu Hafalan Surah dan Azan

04/08/2026
“APBK 2027 Harus Menjawab Krisis Pascabanjir, Bukan Sekadar Menyusun Angka Anggaran”

“APBK 2027 Harus Menjawab Krisis Pascabanjir, Bukan Sekadar Menyusun Angka Anggaran”

04/08/2026
Fraksi Partai Aceh “Kuliti” Kinerja Pemkab Pidie Jaya: Delapan Bulan Pascabanjir Belum Pulih, RTRW Mandek, Qanun PDAM Tak Jelas

Fraksi Partai Aceh “Kuliti” Kinerja Pemkab Pidie Jaya: Delapan Bulan Pascabanjir Belum Pulih, RTRW Mandek, Qanun PDAM Tak Jelas

04/08/2026

Terpopuler

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

02/08/2026

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

Warga Pesisir Aceh Besar Keluhkan Percikan Tanah dari Truk

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com