MEUREUDU – Di Negeri Japakeh, sekarang Pidie Jaya, memiliki berbagai keunikkan dari kuliner khas yang dijual di bulan puasa yang penuh berkah untuk menu berbuka puasa.
Nah bagi Anda yang lagi menginjakan kaki di tanah Pidie Jaya, jangan lupa mencicipi berbagai menu berbuka puasa khas Negeri Japakeh yang begitu memanjakan di lidah.
Ya salah satunya yaitu martabak udang yang ada di Pangwa Kabupaten Pidie Jaya.
Martabak udang ini menjadi primadona di bulan puasa. Di mana banyak warga antri untuk membeli martabak ini, bahkan warga yang di kabupaten tersebut hampir setiap hari di bulan puasa membeli martabak itu.
Martabak udang ini sama juga dengan martabak pada umum nya yang dijual di seantero Aceh. Namun yang membedakan martabak udang dan martabak lain hanya martabak ini di campuri udang dan ikan serta lainnya.
Martabak ini sama dengan martabak martabak lainnya, namun yang membuat nikmat dan gurihnya martabak satu ini menu nya dibuat dengan dicampuri berbagai seafood yaitu terdiri dari udang, ikan, indomie dan daging sapi.
Biasanya warga kabupaten Pidie Jaya kebanyakan mereka lebih dominan memasan martabak udang dikarenakan rasanya yang nikmat dan gurih juga saat di makan waktu berbuka puasa nantinya.
Zulfikar warga Deah Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, penjual martabak udang, menyebutkan bahwa di bulan puasa kali ini martabak nya laku banyak meskipun kondisi sedang di landa musibah pandemi covid-19.
“Martabaknya tetap ludes terjual di setiap sore nya,” kata dia.
Hampir setiap hari dia bisa menghabiskan lima hingga sepuluh kilo gram adonan tempung, serta satu hingga dua keranjang besar telur ayam, namun harga martabak pun dibandrol bervariasi dari satu porsi martabak biasa enam ribu rupiah apabila hanya mengunakan satu telur saja tanpa mengunakan udang dan ikan.
Menurut dia kebanyakan pembeli membawa udang dan ikan sendiri maka harga martabak pun dibandrol menjadi delapan ribu rupiah karena mengunakan dua telur ayam.[ ]









