Wasiet (36)

Nicah Awe, Maret 1997 JALAN Medan-Banda Aceh relative sepi dari biasanya. Perang besar baru saja reda di Julok. Sejumlah angkutan ...

Wasiet (35)

+++ RISKA benar-benar tak dapat tidur ketika malam hari tiba. Berkali-kali ia mencoba memejamkan mata, tapi tak juga tertidur. Curhatan ...

Wasiet (34)

  “Tapi Raina bukan tentara. Hanya ayahnya yang tentara. Apakah itu tidak terlalu kejam baginya,” ujar Riska tiba-tiba menimpali. Riska ...

Wasiet (33)

IBNU membantu Riska memungut pecahan gelas yang berada di dekat meja mereka. Si Abang kantin datang dan kemudian mengambil alih. ...

Wasiet (32)

“Bang ke kantin yuk. Riska traktir. Ada hal yang mau Riska diskusikan,” ujar Riska. Ibnu tahu jika apa yang disampaikan ...

Wasiet (31)

BAGI Ibnu, obat mujarab bagi Aceh saat ini adalah keikhlasan. Perang hanya melahirkan luka dan dendam tak berujung. Ia tak ...

Wasiet (24)

Wasiet (30)

“Di Malaya, ada banyak anak syuhada sepertimu yang berkumpul di sana.” “Di sana, kita atur ulang perjuangan nanggroe yang telah ...

Wasiet (24)

Wasiet (29)

Blang Bintang, 2014 IBNU mengamati sekeliling. Ada hamparan sawah yang menguning sejauh mata memandang. Kemudian ada juga kios kecil di ...

Wasiet (24)

Wasiet (28)

MASJID Rahmat, kawasan Kembang Kuning, Surabaya, mendadak ramai Minggu pagi. Beberapa petinggi Brawijaya terlihat hadir di sana. Mereka datang sebagai ...

Wasiet (24)

Wasiet (27)

BAGI Praka Dedi, sikap terus terangan Nurul terhadap kekurangannya merupakan sisi positif yang jarang ditemuinya pada sejumlah wanita yang ditemuinya ...

Page 9 of 12 1 8 9 10 12

Terbaru

Terpopuler